Maurole/3/1/2020.
Kebersihan
adalah bagian dari iman demikian yang dilakukan masyarkat Kecamatan maurole
kabupaten ende Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mulai mengumpulkan sampah plastik untuk di
daur ulang.
Gambar Pemuda Kecamatan Maurole Sedang Memungut Sampah Daur Ulang
Kecamatan Maurole terletak
di jalur lintas utara berdekatan dengan bibir pantai utara yang indah di Kabupaten
Ende dengan ombak yang tenang pasir yang putih dan warna laut yang memukau
memungkinkan Kecamatan Maruole menjadi destinasi wisata yang wajib di kunjungi
jika berkunjung ke kabupaten ende. Masalahnya Peningkatan penduduk dan pengelolaan sampah yang belu baik
mengakibatkan tumpukan sampah menjadi
masalah. Terbukti terlihatnya beberapa timbunan sampah di pantai mausambi dan
pantai anabara serta di sepanjang jalur pantura kabupaten ende.
Gambar Ibu- Ibu dan anak -anak Kecamatan Maurole Memungut Sampah Daur Ulang
Pendirian Bank Sampah di
Kecamatan Maurole Belum sepenuhnya beroperasi dan belum optimal. Berbagai kendala seperti SDM,
pengetahuan, hingga sarana prasarana terus menghambat proses pengolahan sampah
melalui bank sampah ditambah mereka, masih cenderung berpikir mengenai pendapatan
saat mengelola bank sampah.
Gambar Sampah yang berserakan di sepanjang pantai Mausambi Kecamatan Maurole
Satu desa Idelanya memiliki satu bank sampah, bahkan jika
memungkinkan di satu desa bisa mempunyai cabang-cabang bank sampah di
masing-masing dusun, sekolah atupun dalam kelompok masyarakat.
Gambar Sampah Plasik berserakan di halaman Pantai Anabara Kecamatan Maurole
Koordinasi
seluruh pihak, dinilai dapat berdampak positif ke depannya. Soalnya, terdapat
aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi dalam pengelolaan sampah berbasis
masyarakat itu. Apalagi, Undang-undang Nomor 18/2008 menyebutkan, jika
pemerintah harus mendukung sepenuhnya upaya pengelolaan Bank Sampah sehingga
Kecamatan Maurole bisa menjadi salah satu destinasi pariwisata Kabupaten Ende.






